Rabu, 19 Agustus 2015

Dari Pameran Buku ke Pameran Buku



Oleh Ngainun Naim

Sebuah SMS masuk pada senin pagi jam 05.30. Aku baru mengetahuinya saat jam 08.00. Segera kubalas karena ternyata dari orang yang sangat kuhormati; guru sekaligus kolegaku. Isi SMS-nya sederhana, yakni di mana lokasi Kantor Perpustakaan Daerah Trenggalek.
Segera kubalas bahwa lokasinya dari Alun-Alun Trenggalek ke selatan sekitar 400 meter ada pertigaan (polres lama), lalu ke barat 100 meter utara jalan. Lokasinya persis di timur kantor Kecamatan Trenggalek. 
Sebagian koleksi bukuku

Kutanyakan kepada beliau tentang mengapa menanyakan tentang Kantor Perpusda, ternyata karena di sana mulai hari Senin 17 Agustus 2015 ada pameran buku. Beliau berencana datang dan mampir ke rumah, hanya tidak dalam waktu dekat. "Mungkin awal September karena Aku baru saja belanja buku banyak sekali di pameran sebelumnya", kata beliau dalam SMS.
Sore harinya saya datang ke Perpusda. Benar juga kalo ada pameran. Segera saya masuk ke lokasi dan mulai berburu buku. Bukunya dibandrol dengan harga 5 ribu, 10 ribu, 20 ribu, 30 ribu. Ada juga 50 ribu untuk buku yang supertebal.
Setelah berburu, saya memdapatkan beberapa buku, yaitu:
1.      Baskara T. Wardaya, Berkah Kehidupan, (Jakarta: Gramedia, 2011).
2.      Nh. Dini, Pondok Baca, (Jakarta: Gramedia, 2011).
3.      Hajriyanto Y. Thohari, Muhammadiyah dan Pergulatan Politik Islam Modernis, (Jakarta: PSAP, 2005).
4.      A. Syafii Maarif, Independensi Muhammadiyah, (Jakarta: Cidesindo, 2000).
5.      Mu'arif, Pembaruan Pemikiran Islam, (Yogyakarta: Pondok Edukasi, 2005).
6.      M. Nasjruddin Anshory Ch & GKR Pambayun, Pendidikan Berwawasan Kebangsaan, (Yogyakarta: LKiS, 2008).
7.      Nasarudin Umar, Menuai Fadhilah Dunia Menuai Berkah Akhirat, (Jakarta: Quanta, 2014).
8.      Stephen R. Covey, The Leader in Me, (Jakarta: Gramedia, 2009).
9.      Mohammad Monib dan Islah Bahrawi, Islam dan Hak Asasi Manudia dalam Pandangan Nurcholish Madjid, (Jakarta: Gramedia, 2011).
Sembilan buku itu totalnya 200 ribu dengan perincian: 5 judul masing-masing 30 ribu; 1 buku seharga 20 ribu; dan 3 buku seharga 10 ribu.
Bagi warga Trenggalek, ini kesempatan berharga yang seyogyanya dimanfaatkan seoptimal mungkin. Pameran buku menjadi media penting untuk mengakrabkan masyarakat dengan dunia buku. Semoga jejak literasi semakin kokoh di Trenggalek.

Trenggalek, 17-18 Agustus 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar