Rabu, 07 Januari 2015

Buku Tentang Menulis



Oleh Ngainun Naim

Di bulan Januari ini, Insyaallah buku saya tentang menulis terbit. Buku ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga refleksi atas pertanyaan beberapa orang kawan dan pengalaman saya tentang menulis. Karena itu, isinya—mohon maaf—mungkin kurang sesuai dengan harapan Anda.
Kok nekat menulis buku tentang menulis? Saya sadar sepenuhnya bahwa saya ini bukan siapa-siapa. Saya bukan penulis terkenal. Buku atau artikel yang saya tulis masih bisa dihitung dengan jari. Paling banter saya menulis status FB seperti ini setiap pagi. Karena itu saya menerima dengan tangan terbuka jika nantinya ada yang mengkritik terhadap buku saya tentang menulis ini. Saya justru merasakan bahagia ketika ada masukan karena dapat menjadikan pijakan bagi saya untuk memperbaikinya di edisi berikutnya.
Prinsip dasar saat akan menulis buku tentang menulis ini adalah manfaat. Ya, saya berharap hal sederhana yang saya tulis di buku ini bisa memberikan semangat kepada para pembaca untuk juga menulis. Gerakan menulis harus terus disuarakan supaya kita tidak hanya sibuk berdebat secara lisan. Potensi kita ada, tetapi hambatan dan tantangannya tidak kalah besar.
Oh ya, buku saya ini judulnya The Power of Writing: Mengasah Keterampilan Menulis untuk Kemajuan Hidup. Mohon doa teman-teman agar semuanya lancar.
Bagaimana buku tentang menulis lahir? Awalnya dari catatan di FB. Teman-teman mungkin bisa menyimak catatan FB saya yang (hampir) setiap pagi saya unggah. Catatan status yang saya buat berisi sekitar 3-8 paragraf. Isinya ya macam-macam; dunia menulis, pengalaman hidup, refleksi bacaan, dan segala hal yang mampir di otak. Saya membuatnya secara spontan. Paling sering saya buat di bus saat perjalanan ke kantor. Setelah cukup segera saya tampilkan di dinding FB.
Kebiasaan membuat status semacam ini sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Sejauh yang saya amati, kebiasaan ini ternyata memiliki dampak positif di antara teman-teman yang membaca. Beberapa di antaranya bertanya hal ihwal menulis, ada yang langsung praktik menulis dan ada yang tampaknya ingin menulis tetapi bingung memulainya.
Karena seringnya muncul pertanyaan terkait menulis, saya mulai berpikir untuk menyusun sebuah buku sederhana yang merangkum sebagian besar pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Saya menyusunnya secara pelan-pelan tanpa target tertentu. Dan alhamdulillah, sekarang sudah masuk proses terbit.
Buku ini tidak banyak berisi teori, juga tidak berisi metodologi menulis yang rumit. Saya buat sesederhana mungkin, karena saya tidak bisa membuat yang ilmiah dan rumit. Bisanya ya hanya membuat tulisan model begini ini.
Sebagian besar isi buku ini berangkat dari pengalaman saya menulis. Karena itu, kesalahan atau kekurangtepatan saat dipraktikkan menjadi sesuatu yang mungkin karena isinya yang subyektif.
Saat mulai menulis buku ini saya dilanda kebimbangan. Saya bukan penulis besar. Saya penulis yang masih belajar, tidak banyak yang mengenal, dan belum memiliki karya yang bisa diandalkan. Kalau saya menulis buku tentang menulis bisa jadi ditertawakan orang.
Cukup lama saya merenung. Setelah mempertimbangkan berbagai hal, saya mantap menuliskannya. Saya yakin ada orang yang dapat memetik manfaat dari buku ini. Persoalan ada yang mengkritiknya saya itu wajar. Jika menjadi penulis tidak siap dikritik ya jangan menulis. Salam.

4 komentar:

  1. Alhamdulillah, setelah membaca.
    Saya peroleh inspirasi dan motivasi.
    Terasa memperoleh bimbingan dari seorang pakar.
    Terpikat untuk berbagi tulisan dng rekan rekan semua.
    Moga trus exis, Prof Ngainun. Amin.

    BalasHapus
  2. Syukron Ustadh berkenan 'mampir' di blog sederhana saya. Semoga tulisan yang saya buat bermanfaat. Terima kasih.

    BalasHapus
  3. semoga bisa mengikuti jejaknya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah bisa asal mau berusaha.

      Hapus