Selasa, 04 Juni 2013

INSPIRASI PAGI


Oleh Ngainun Naim

Hidup manusia itu sifatnya dinamis. Kedinamisan itu menjadikan kita selalu menemukan banyak hal yang dapat memperkaya kehidupan kita. Mungkin saja wadah pengetahuan yang kita peroleh sudah banyak, tetapi soal penerapannya masih membutuhkan kemauan dan kesempatan.
Satu contohnya adalah mengenai shalat jamaah. Kita semua yang belajar agama Islam hampir pasti mengetahui bahwa shalat berjamaah itu memiliki banyak keutamaan dibandingkan shalat sendirian. Bahkan pahala shalat jamaah, menurut hadis, sebanyak 27 derajat. Tetapi anehnya, spirit untuk melaksanakannya itu tidak sebesar janji pahala yang diberikan oleh Allah Swt. Memang, spirit ibadah itu fluktuatif. Kadang naik dan kadang turun.
Membangun spirit shalat berjamaah ini membutuhkan faktor-faktor tertentu. Bisa saja karena adanya kesadaran dari dalam diri, bisa juga karena faktor eksternal.
Faktor eksternal itu juga bermacam-macam. Salah satunya adalah inspirasi dari orang yang berjuang keras untuk selalu mendapatkan keberkahan shalat berjamaah. Dan inilah yang aku dapatkan pagi hari, senin, 4 Juni 2013.
Seorang sahabat akrab yang sehari-hari menjadi teman kantor merupakan orang yang sering memberikan inspirasi, khususnya dengan berbagai hal berkaitan dengan ajaran agama. Salah satunya adalah bagaimana beliau menjadi pejuang yang selalu berusaha melaksanakan shalat berjamaah.
Senin pagi, begitu bertemu, saya mendapatkan siraman inspirasinya yang mencerahkan. Beliau bercerita bahwa kalau kita memiliki spirit untuk selalu berusaha menjalankan shalat berjamaah, maka Allah pun akan menolong kita untuk mewujudkannya. Pengalaman personal beliau membuktikannya. Misalnya, beliau baru pulang dari Kediri. Saat di Jembatan Ngujang, suara adzan isya’ sudah berkumandang. Padahal, jarak Ngujang menuju tempat penitipan sepeda masih jauh. Tetapi spirit untuk shalat jamaah tetap membara. Begitu turun dari bis dan mengambil sepeda motor, di setiap masjid dan mushala beliau singgahi. Tapi hampir semuanya sudah usai menjalankan shalat isya’. Besarnya spirit mengantarkan beliau menemukan sebuah mushala sederhana yang baru iqamat.
Tidak hanya sekali beliau merasakan hal semacam ini. Berkali-kali dan selalu saja Allah memberikan kesempatan untuk menjalankan shalat jamaah. Intinya, kalau ada kemauan, Allah akan selalu membukakan pintu bagi kita untuk menjalankannya.
Luar biasa, pagi ini saya mendapatkan inspirasi yang mencerahkan. Terima kasih untuk beliau. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan keberkahan sehingga selalu mencurahkan energi inspiratifnya. Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar